Rabu, 16 September 2015

Tugas

JATUH CINTA DIAM-DIAM

        Gadis cantik itu benama Adera. Dia masih duduk di sekolah menengah atas tepatnya dia masih kelas 11 SMA. Adera tidak begitu terbuka terhadap orang lain bahkan sama sahabatnya sendiri pun begitu. Dia lebih banyak memendam semua masalahnya dan jauh sekali dari kata ingin curhat dan minta solusi pada orang lain, atau sekedar mengobrol. Dia lebih sering berdua sama kamera kesayangannnya dibandingkan sama orang lain. Menurutnya kamera bisa jadi teman curhat karena dia pikir lewat sebuah gambar yang dihasilkan akan mempuasksan dirinya. Adera tinggal bersama kakaknya. Dia sering memanggilnya dengan sebutan Mas Aldi. Selama ini mas Aldi lah yang mengurusnya karena Ayah dan Ibunya telah bercerai. Karena itulah dia tidak pernah tertarik kepada lawan jenisnya. Dia pikir semua kebahagian itu akan berakhir dengan tangisan dan bahkan akan ada yang di korbankan seperti halnya dirinya. Dia korban perceraian orang tuanya. Dan saat itulah dia menjadi gadis pendiam bahkan temannya pun hanya dengan kamera.
 Setelah keluarganya mendapatkan masalah Adera seakan-akan tidak mempunyai semangat untuk melakukan aktivitasnya. Bahkan pergi ke sekolah pun semaunya dan sering kali mendapat teguran dari guru BKnya karena dia sering bolos. Akan tetapi dia tak pernah menghiraukannya. Dan pada akhirnya sekolah memutuskan untuk mengeluarkannya. Orang sangat khawatir atas berubahnya Adera sekarang hanyalah mas Aldi. Bahkan dia bersikeras untuk mencarikan sekolah baru untuk Adera agar dia bisa sekolah lagi seperti biasanya dan sedikitnya bisa menghilngkan beban dirinya. Kerja keras mas Aldi untuk mendapatkan sekolah baru untuk Adera tidak sia-sia. Dia sekarang ditempatkan di sekolah favorit dan dia pun berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh karena dia tidak mau mengecewakan lagi mas Aldi. Akan tetapi meskipun Adera dikeluarkan dari sekolah dan pindah lagi ke sekolah baru kedua orang tuanya sama sekali tidak mengetahuinya. Entah masih peduli atau sudah melupakanya. Sesekali dia merasa sedih akan nasib yang dideritanya begitu pula dengan mas Aldi.
Hasil gambar untuk jatuh cinta diam diam dwitasari pdf Suatu ketika saat pertama masuk sekolah Adera tiba-tiba merasa bahagia dan kebahagiaan itu tak pernah dia rasakan sebelumnya. Karena semua teman barunya sangat menyukai dia dan menerima baik layaknya seperti teman yang sudah lama kenal. Bahkan dia pun sudah tidak canggung untuk mengobrol dengan mereka karena semua teman barunya sangat baik. Akan tetapi Adera merasa canggung terhadap salah seorang cowok entah itu perasaan malu atau pun bisa di bilang menyukainya. Seorang cowok yang berfostur tinggi untuk masalah ganteng dia termasuk nomor 1 dikelasnya. Sering kali Adera menggambil gambar cowok itu dengan kameranya. Entah sudak berapa kali yang sudah di ambil yang jelas tak terhitung saking banyaknya. Sampai-sampai foto ketika cowok itu menguap pun ada. Itu akibat Adera terlalu sering mengambil gambar. Tapi sayangnya dia pun sama seperti Adera, dia seorang yang tertutup bahkan Adera belum mengetahui namanya. Tapi setelah lama dia menjalankan hari-harinya di kelas baru akhirnya dia mengetahui nama cowok itu, ternyata namanya Adit. Semenjak saat itu Adera mulai jatuh cinta bahkan bisa di bilang yang pertama kalinya dia merasakan hal seperti itu. Dan mulai saat itulah dia menjadi seorang yang periang. Mas Aldi pun sangat senang akan sikap Adera yang semakin banyak perubaha. Saat itulah Adera selalu berusaha agar bisa dekat dengan Adit. Akan tetapi Adit orangnya sangat tertutup sekali bahkan melebih Adera. Tak pernah dibayangkan sebelumnya ketika istirahat Adit menawarkan untuk pergi ke kantin bersamanya. Dan Adera pun tak menolaknya bahkan dia langsung beranjak dari tempat duduknya. Pada saat itu peluang Adera untuk mengambil foto Adit pun semakin mudah karena kedekatannya semakin erat. Bahkan sering kali Adit pergi ke rumah Adera untuk belajar bersama atau bahkan hanya untuk ngobrol dan sering juga jalan-jalan. Saat itulah mas Aldi mengetahui semuannya karena Adera sering menceritakannya bahwa dia mulai suka sama cowok yang bernama Adit. Bahkan mas Aldi selalu memberi saran pada Adera agar jujur saja pada Adit bahwa selama ini dia menyukainya. Tapi Adera tidak berani mengetakan yang sejujurnya  dia malu dan takut Adit tidak menyukainya bahkan dia juga takut jika suatu saat Adit akan menjauinya. Adera juga beranggapan bahwa Adit sudah memiliki kekasih dan dia sanggat cintai.

Setelah melewatkan hari-hari dengan Adit, Adera tidak pernah bersedih. Adit selalu membuat dirinya menjadi seperti sang putri. Kedekatan mereka pun semakin erat. Tapi sayangnya kebahagiaan itu akan berakhir dengan kesediahan juga. Dan itu suatu hal yang ditakuti Adera bahkan sekarang menjadi kenyataan. Tiba-tiba saja Adit hilang dari hadapannya bahkan sekolah pun jarang sampai suatu ketika guru mengabarkan bahwa Adit keluar dari sekolah. Entah apa alasannya yang jelas tidak ada yang tau termasuk gurunya. Adera selalu mencari informasi tentang keberadaan Adit dimana dan pada akhirnya pula Adera menemukan rumahnya tapi sayangnya Adit telah pindah dari rumahnya. Dan kata pemilik rumah itu Adit pindah ke Jerman. Paling mengejutkan tujuannya pindah ke Jerman itu untuk berobat ternyata Adit mengidap penyakit kanker darah (leukimia). Adera sangat terpukul akan berita seperti itu dia menangis tak hentinya mengingat nasib Adit. Adera pun mendapatkan surat terakhir dari Adit yang isinya dia meminta maaf bahwa dia harus pergi secara tiba-tiba dan dia juga mengatakan bahwa dia mengidap penyakit kanker darah (leukimia) ini pada Adera dan juga pada mas Aldi. Adit pun mengatakan dengan jujur bahwa sejak pertemuannya dengan Adera mengundang rasa cinta yang teramat dalam tetapi dia tidak berani mengungkapkannya. Adit takut dia akan menyakiti Adera karena usia Adit tidak akan lama lagi dan dia takut jika seandainya Adera jatuh cinta dia kan patah hati atas kehilangan Adit.
setelah kejadian itu Adera melewati hari-harinya tanpa kehadiran Adit. Kerjaannya pun sekarang berubah menjadi menangis bahkan kebiasaannya yang suka memegang kamerapun sekarang berubah menjadi memegang tissu. Banyak sekali perubahan yang dialami Adera semenjak Adit pergi dari kehidupannuya. Dari situlah Adera sangat menyesal tidak pernah jujur atas isi hatinya. Tapi Adera sadar bahwa dia tidak boleh seperti ini. Dia belajar dari Adit yang tak pernah putus asa meskipun dia mengidap leukimia. Dan paling menyesal dia tidak melihat Adit sebelumnya. Bahkan mungkin akan selamanya kehilangan Adit. Tapi dia berjanji tidak akan bersedih karena itu adalah pesan Adit yang terakhir kalinya untuk Adera agar tidak menangis lagi.




Disusun oleh Desi Sri Mulyani
Judul terinsfirasi dari Novel Jatuh Cinta Diam-Diam (Dwitasari)

Minggu, 23 Agustus 2015












 







Situ Bagendit atau dalam bahasa Indonesia yang berarti Danau Bagendit merupakan salah satu danau yang ada di daerah Jawa Barat. Danau tersebut memiliki ukuran yang cukup luas dan dijadikan sebagai salah satu sumber air untuk memenuhi kehidupan masyarakat di sekitar. Berdasarkan para pendahulu dan ahli sejarah. Situ Bagendit tersebut diambil dari nama seorang wanita tua yang bernama Bagendit. Karena suatu kisah kehidupan Bagendit Munculah situ atau danau tersebut dan menjadikan situ tersebut banyak dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia karena legenda yang mendasarinya.Pada zaman dahulu didesa tersebut hiduplah seorang wanita paruh baya bernama Bagendit yang berstatus janda. Janda tersebut memiliki harta yang melimpah peninggalan dari almarhum suainya yang telah lebih dahulu meninggalkannya. Jadi tersebut tidak memiliki anak sehingga ia hidup sendiri di rumahnya. Kekayaan yang ia miliki sering kali menjadi kekhawatiran bahwa hartanya akan habis dan ia akan jatuh miskin. Oleh karena ketakutan tersebut, Bagendit menjadi wanita yang pelit padahal ia adalah orang yang paling kaya diantara warga desa lainnya. Selain pelit, Bagendit juga merupakan sosok yang tidak ramah kepada orang lain. 


Bagendit akan membantu warga yang sedang kesulitan dalam hal ekonomi dengan cara meminjamkan uang namun dengan ganti bunga yang sangat tinggi. Selain itu apabila warga yang telat membayar hutang kepadanya akan mendapatkan perlakuan kasar dari orang suruhan Bagendit dan menyita rumah warga yang berhutang tersebut sebagai gantinya. Para warga sebenarnya sangatlah kesal dan jengkel terhadap sikap Bagendit yang pelit tersebut. Bahkan Bagendit juga sering memamerkan harta kekayaannya kepada warga sekitar tanpa belas kasihan.
Suatu hari saat Bagendit sedang bersantai di halaman rumahnya sambil menghitung uang dan emas yang dimilikinya datanglah seorang kakek yang telah sangat tua berjalan ke arah rumah Bagendit sambil dipapah dengan menggunakan sebuah tongkat. Sang kakek yang seorang pengembara itu bermaksud meminta sedikit air minum kepada Bagendit karena kehausan setelah menempuh perjalanan jauh. Namun, Bagendit tidak memberikannya dan justru malah memarahi kakek tersebut dengan kasar. Bagendit juga mengusir kakek tersebut untuk pergi dari rumahnya. Sang kakek sangat kecewa dan sedih kemudian ia mendirikan tongkatnya di depan rumah Bagendit sambil berkata bahwa Bagendit akan menerima pelajaran dari sikapnya yang pelit tersebut. Bagendit tidak memperdulikan dan hanya tertawa mendengar ucapak kakek tua tersebut lalu masuk ke dalam rumahnya. Tongkat sang kakek kemudian di cabut dan dari lubang tanah tersebut munculah air yang lama-lama mengakibatkan banjir. Para penduduk desa berlarian menyelamatkan diri dan sang kakek menghilang entah kemana. Setelah air meluapsudah hampir besar, Bagendit baru menyadari dan ia malah menyelamatkan kekayaannya. Sambil membawa sekotak uang dan emas Bagendit mencoba meminta tolong namun tidak ada orang yang mmendengarnya karena desa telah sepi penghuni. Bagendit pun tenggelam bersama kekayaannya dan air semakin meluap dan membentuk seperti danau. Kemudian danau tersebut diberi nama Danau Bagendit atau Situ Bagendit.


 

Minggu, 09 Agustus 2015

test !

Featured Documents

Customization

View more

Tips and Tricks

View more

Image Documents

View more

Tutorials

View more

Legal Documents

View more

Getting Started

View more